BERITA - asruldinazis.wordpress.com -
Kemaren kita dihebohkan dengan pemberitaan tentang kasus pembagian zakat yang menyebabkan 21 orang meninggal dunia hanya untuk mendapatkan amplop sebesar Rp. 30.000,-. ironi sekali. Namun ada hal ironi juga yang saya lihat, coba perhatikan screenshot berikut ini :
Salah satu foto pemberitaan tragedi pembagian zakat di pasuruan
Kalo misalnya kasus nih, seorang wartawan seenaknya aja moto, cari angle yang tepat, semakin menderita semakin bagus, trus di depannya itu udah ada menghadapi kesusahan butuh bantuan gitu, apa mereka ngak bergerak membantu yakz? Saya koq liatnya di tivi juga gitu, pas ibu-ibu antri dan sudah berdesak-desakan dan ingin keluar dari kerumunan manusia-manusia, tetap aja tuh camera-camera merekam aktivitas itu.
Emang wartawan ngak berperasaan yah? Atau memang job descriptionnya seperti itu? Mohon pencerahannya.