BERITA - njowo.multiply.com -
Semburan lumpur Lapindo Brantas di Sidoarjo, Jawa Timur, akibat kesalahan dalam teknis pengeboran. Hal ini diakui pendiri sekaligus pemilik usaha Medco Group, Arifin Panigoro. Arifin merupakan pendiri dan pemilik Medco Group yang sebelumnya bersama kelompok usaha Bakrie dan Santos Australia mendirikan PT Lapindo Brantas.Pernyataan Arifin Panigoro ini melengkapi hasil pertemuan 42 ahli pertambangan dunia yang menyimpulkan hasil data dan kajian ilmiah yang mereka miliki membuktikan luapan lumpur Lapindo bersumber pada kesalahan teknis pengeboran. Bukan karena bencana alam.Kesalahan PengeboranPembahasan 90 ahli geologi yang berkumpul di Cape Town, Afrika Selatan, belum lama ini menyimpulkan, PT Lapindo Brantas melakukan kesalahan prosedur pengeboran sehingga mengakibatkan munculnya lumpur ke permukaan. Sedangkan faktor gempa bumi di Yogyakarta yang terjadi dua hari sebelum munculnya semburan lumpur hanya didukung oleh tiga geolog. Ahli lain tidak berpendapat atau menyebut semburan lumpurLihat Sumbernya
Dikirim
:
34 hari 22 jam lalu - dipopulerkan 34 hari 22 jam lalu